pelatihan-caregiver-alzheimer_20160927_224353

Menjadi tua adalah sebuah keniscayaan dalam kehidupan manusia. Seiring bertambahnya usia, tubuh pun kerap dilanda berbagai gangguan, salah satunya Alzheimer.

Berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2014, jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia mencapai 20,24 juta orang, atau sekitar 8,03 persen dari seluruh penduduk di negeri ini.

Jumlah ini meningkat dari tahun 2010 yang hanya terdapat 18,1 juta lansia.

“Kebanyakan para penderita Alzheimer adalah orang tua berusia lanjut, dan permasalahan yang muncul terkadang adalah pihak yang merawat belum tentu paham mengenai bagaimana cara terbaik untuk tidak hanya mendeteksi, tapi juga menangani penderita alzheimer,” ujar DY Suharya, Founder Alzheimer’s Indonesia, di Jakarta, Selasa (27/9).

Di Indonesia, lanjutnya, saat ini angka penderita demensia telah menyentuh hampir 1,2 juta jiwa.

Angka ini diperkirakan akan naik hingga lebih dari 4 juta orang pada tahun 2050.

Demensia adalah kumpulan penyakit dengan gejala-gejala yang mengakibatkan perubahan pada pasien dalam cara berpikir dan berinteraksi dengan orang lain.

Seringkali, memori jangka pendek, pikiran, kemampuan berbicara dan kemampuan motorik terpengaruh.

Alzheimer adalah jenis demensia paling umum yang awalnya ditandai oleh melemahnya daya ingat, hingga gangguan otak dalam melakukan perencanaan, penalaran, persepsi, dan berbahasa.

Pada penderita Alzheimer, gejala berkembang secara perlahan-lahan seiring waktu.

Tahun ini, pemerintah telah melakukan beberapa inisiatif untuk menangani penyakit Alzheimer.

“Lansia merupakan siklus hidup yang hampir pasti dialami setiap orang dan Alzheimer dapat menimpa siapa saja. Sehingga penting bagi pemerintah dan swasta bekerja sama dalam menyiapkan lansia yang aktif, mandiri, dan produktif,” kata Try Wibowo, CEO PT Insan Medika Persada.

Nah, bertepatan dengan Hari Alzheimer sedunia yang jatuh pada bulan ini, PT Insan Medika Persada dan Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI) menggelar pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapabilitas dari caregiver yang bernaung di bawah PT Insan Medika, dalam merawat penderita Alzheimer.

“Sebagai perusahaan yang menyediakan home health care, kami punya misi membantu para lansia untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan prima dari para caregiver kami. Karena itu, kami bekerja sama dengan instansi-instansi terkait, seperti ALZI, dan mengadakan pelatihan berkala untuk menyiapkan dan meningkatkan kualitas dari para caregiver kami,” imbuh Try.

PT Insan Medika Persada adalah pionir penyedia perawat home care serta caregiver di Indonesia, yang didirikan pada 2013.

Dengan memiliki lebih dari 450 perawat aktif, PT Insan medika telah melayani lebih dari 2.000 pasien yang tersebar di seluruh Indonesia.(pen)

Sumber : Tribun News

%d bloggers like this: