Rokok

Pada umumnya kita tahu bahwa kebiasaan merokok merupakan hal yang buruk, dan ketika seorang dengan demensia memiliki kebiasaan merokok maka tidak hanya akan merusak kesehatan mereka saja tapi juga bisa meningkatkan resiko yang lebih besar.

Ketika seseorang yang dicintai adalah penderita demensia yang memiliki kebiasaan merokok maka orang-orang di sekitarnya akan melakukan berbagai cara untuk menghentikan kebiasaan merokok tersebut, salah satunya adalah dengan menjauhkan rokok dan asbak dari pandangan mereka.

Bagaimana pun juga ketika seseorang berhenti merokok, mereka mungkin akan menjadi pribadi yang tegang dan mudah tersinggung. Dengan demikian, diperlukan pertimbangan etis oleh orang-orang di sekitarnya bahwa penderita demensia memiliki hak untuk terus menikmati sesuatu yang telah mereka nikmati di masa lalu, bahkan jika hal itu buruk bagi mereka. Pertimbangan etis ini adalah sesuatu yang seharusnya didiskusikan bersama penderita demensia jika memungkinkan, atau bersama teman dan keluarga, sebelum keputusan akhir dibuat.

Jika penderita demensia memiliki kebiasaan merokok, orang di sekitar mereka seharusnya mampu untuk membuat hal ini sebisa mungkin menjadi aman – contoh dengan mengganti korek api dengan pemantik api.

Alkohol

Kegiatan mengonsumsi minuman beralkohol bersama teman dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk bersantai. Namun, penderita demensia dapat menjadi lebih bingung setelah mengonsumsi minuman beralkohol, sehingga perlu untuk membatasi jumlah alkohol yang mereka minum. Juga perlu diketahui bahwa alkohol tidak mampu bercampur secara baik dengan obat-obatan tertentu. Jika ragu, mintalah dokter untuk memberikan saran. Perlu diingat, penderita demensia yang di masa lalunya mengonsumsi minuman beralkohol maka saat ini sudah tidak boleh untuk mengonsumsi minuman beralkohol.

Jika penderita demensia tampaknya mengonsumsi minuman beralkohol terlalu banyak karena mereka sudah lupa berapa banyak yang mereka minum, atau jika mereka minum adalah hal tidak tepat, Anda dapat memilih untuk menyimpan alkohol berada jauh dari jangkauan pandangan mereka. Anda juga dapat memutuskan untuk memberikan alkohol rendah atau pengganti non-alkohol, atau membuang minuman beralkohol yang ada. Seperti merokok, penting untuk menyeimbangkan isu hak seseorang untuk menikmati kegiatan yang menyenangkan dalam tindakan melawan risiko.

%d bloggers like this: